TENTANG FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MATARAM
KILAS PERJALANAN
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram merupakan salah satu fakultas yang lahir melalui perjalanan panjang transformasi kelembagaan pendidikan tinggi Islam di Nusa Tenggara Barat. Perkembangannya tidak hanya mencerminkan perubahan status institusi, tetapi juga menunjukkan komitmen dalam memperkuat pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang ekonomi dan bisnis berbasis nilai-nilai Islam.
Perjalanan tersebut dimulai pada tahun 1966, ketika berdiri Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Cabang Mataram. Pada masa ini, pendidikan tinggi Islam di Mataram masih berfokus pada pengembangan ilmu-ilmu keislaman, khususnya di bidang pendidikan. Kehadiran fakultas ini menjadi tonggak awal lahirnya institusi pendidikan tinggi Islam yang kelak berkembang menjadi UIN Mataram.
Memasuki tahun 1997, terjadi perubahan status kelembagaan menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mataram. Transformasi ini memberikan ruang yang lebih luas bagi pengembangan program akademik dan penguatan tata kelola institusi, sehingga STAIN Mataram mampu memperluas perannya dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan pendidikan tinggi Islam yang berkualitas.
Perkembangan berikutnya terjadi pada tahun 2004, ketika STAIN Mataram bertransformasi menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Mataram. Bersamaan dengan perubahan tersebut, mulai dirintis embrio pengembangan keilmuan Ekonomi Syariah yang berada di bawah Fakultas Syariah. Inisiatif ini menjadi fondasi penting lahirnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, seiring meningkatnya kebutuhan terhadap sumber daya manusia yang kompeten di bidang ekonomi syariah.
Momentum bersejarah terjadi pada tahun 2016 dengan berdirinya Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) sebagai fakultas tersendiri melalui pemisahan dari Fakultas Syariah. Pada tahun yang sama dibuka Program Studi Perbankan Syariah, sebagai bagian dari upaya memperkuat pendidikan ekonomi Islam yang relevan dengan perkembangan industri keuangan syariah nasional maupun global. Pemisahan ini menandai dimulainya babak baru pengembangan keilmuan ekonomi dan bisnis Islam secara lebih fokus, profesional, dan terintegrasi.
Setahun kemudian, pada 2017, berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 34 Tahun 2017, IAIN Mataram resmi bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram. Sejalan dengan perubahan status tersebut, FEBI memperoleh peluang yang lebih besar untuk berkembang sebagai fakultas yang unggul melalui peningkatan kualitas akademik, penguatan kelembagaan, serta perluasan jejaring kerja sama di tingkat nasional maupun internasional.
Sejak tahun 2017 hingga sekarang, FEBI UIN Mataram terus mengalami perkembangan yang signifikan melalui penguatan kelembagaan, peningkatan mutu akademik, serta pengembangan berbagai program studi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia industri, termasuk pengembangan Program Studi Pariwisata Syariah sebagai salah satu program unggulan di Nusa Tenggara Barat. Fakultas juga secara konsisten meningkatkan kualitas dosen, penelitian, publikasi ilmiah, inovasi, serta memperluas kolaborasi dengan berbagai mitra strategis di dalam dan luar negeri.
Dalam menjalankan perannya, FEBI UIN Mataram berkomitmen menghasilkan lulusan yang adaptif, profesional, kompetitif, serta berlandaskan etika dan nilai-nilai Islam. Melalui implementasi budaya mutu, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penguatan riset dan pengabdian kepada masyarakat, serta jejaring kerja sama internasional, FEBI terus berupaya menjadi pusat pengembangan ilmu ekonomi dan bisnis Islam yang berdaya saing.
Ke depan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Mataram meneguhkan visinya sebagai pusat unggulan pengembangan ekonomi dan bisnis Islam yang berkontribusi bagi pembangunan nasional dan global. Dengan semangat inovasi, kolaborasi, dan kewirausahaan, FEBI siap mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan berkeadilan berdasarkan prinsip-prinsip Islam.