Selasa, 21 Juni 2022. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Mataram mengadakan kegiatan Pelatihan Jurnalistik bagi Mahasiswa dengan tema “Mencetak Jurnalis Milenial Kreatif dan Inovatif’  menghadirkan narasumber Direktur Radar Lombok Bapak Ahmad Ikliluddin saat ini aktif bertugas di Radar Lombok sejak berdiri tahun 2009, turut dihadiri oleh Wakil Dekan 1 Ibu Dr. Baiq El Badriati, M.E.I., Wakil Dekan II Bapak Dr. Khairul Hamim, MA., Wakil Dekan III Bapak Dr. Muhammad Yusup, M.S.I serta peserta dari mahasiswa FEBI bertempat di Lesehan Taliwang Nada.

Dalam sambutannya, Wakil Dekan III menegaskan harapannya dari mengadakan kegiatan ini agar memiliki output berupa Lembaga Pers untuk level Fakultas di FEBI layaknya Pers Mahasiswa Ro’yuna untuk level Universitas guna meramaikan publikasi kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh FEBI berlangsung sejak awal tahun, baik sifatnya kecil maupun besar, level universitas nasional dan internasional. Dalam hal lain, mahasiswa FEBI terlihat sudah aktif di berbagai banyak kegiatan baik dalam dan luar kampus, contoh kegiatan FORNASMESYA di IAIN Bone, ada 4 mahasiswa aktif di Ro’yuna yang menjadi cikal bakal lembaga pers di FEBI yakni, Sahratul Azrima, Lisa Komalasari, Rizkika Hayatri dan Muhammad Zaki Haykal Akbar. Harapan beliau kedepannya kerjasama FEBI bersama Radar Lombok bisa tetap terjalin untuk kesinambungan program yang sudah berjalan.

Selanjutnya, Wakil Dekan II memberikan sambutan sekaligus mewakil Dekan FEBI membuka acara ini, menegaskan pelatihan jurnalistik ini sangat penting bagi mahasiswa sebagai ujung tombak dari fakultas guna penguatan kompetensi mahasiswa tidak hanya dari skill intelektual dan komunikasinya, namun skill menulisnya juga harus disiapkan. Dalam kegiatan ini nantinya akan dijelaskan bagaimana cara menulis, sikap jurnalistik, bagaimana menuangkan ide-ide dan gagasan dalam suatu berita dengan harapan mahasiswa tidak hanya mampu penulis berita, namun penulis artikel dan buku level nasional maupun internasional. Dari segi bahasa, sudah disupport dengan adanya Languange Corner dari Prodi Pariwisata Syariah, agar kualitas mahasiswa FEBI bisa unggul. Harapan dari beliau, akan lahir penulis handal di FEBI, setidaknya dalam target 1 minggu ini hingga 1 bulan kedepan, ada tulisan mahasiswa FEBI yang release di Koran Radar Lombok.

Dalam hal ini, Bapak Ahmad Ikliluddin menerangkan pihak Radar Lombok sangat terbuka jika ada mahasiswa dari FEBI yang memiliki keiginan untuk magang di Radar Lombok dan kedepannya bersama FEBI akan merencanakan lomba untuk umum dan melibatkan mahasiswa. Beliau memaparkan materi terkait pentingnya informasi disuguhkan dengan sumber dan data fakta ke publik yang disampaikan melalui media cetak, televisi, social media tentunya masih hangat dan aktual. Beliau juga menerangkan, Menurut UU Pers No. 40 Tahun 1999, wartawan di defenisikan sebagai orang yang memiliki tugas jurnalistik secara terus menerus, sistematis dan teratur dan memiliki wadah media. Menjadi wartawan tidaklah mudah, karena harus dibekali sertifikasi wartawan dan hal tersebut harus melalui proses uji sertifikasi dari dewan pers apakah memiliki kapabilitas dan skill mumpuni di bidang tersebut. Nusa Tenggara Barat, memiliki 4 media cetak yang sudah terverifikasi, diantaranya Radar Lombok, Lombok Post, Suara NTB dan Radar Mandalika, selebihnya belum terverifikasi.

Beliau juga memberikan tips menjadi jurnalis milenial yang kreatif dan inovatif, diantaranya: (1) Menguasai teknologi informasi; (2) Mampu memanfaatkan sosial media; (3) Memperkaya wawasan; dan (4) Memiliki banyak ide dan gagasan. Dalam menyusun berita, harus mengikuti beberapa kaidah jurnalistik, diantaranya mengandung nilai berita, isi berita harus berimbang dan tidak memihak kepada siapapun, tidak mencampuri opini dan fakta, tidak mengadili atau menghakimi dan tetap menjunjung asas praduga tidak bersalah, harus menggunakan bahasa yang baik dan benar (komunikatif, efektif, efisien dan sopan) serta penyajian (tata letak, huruf, dsb) yang menarik. (SA)