Sambalie, Lombok Timur – 11 Oktober 2025. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Insentive Trip – MICE Project mahasiswa Program Studi Pariwisata Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Mataram mengikuti Workshop Sustainable EcoMarine Tourism di kawasan pesisir Sambalie, Lombok Timur.
Kegiatan ini menghadirkan Herman, Ketua Pokmaswas (Kelompok Masyarakat Pengawas) Petrano Lombok Timur, sebagai pemateri utama. Dalam sesi ini, peserta diajak mengenal berbagai biota laut seperti ikan dan karang, serta mendapatkan pelatihan penanaman mangrove sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap ekosistem pesisir.
Mahasiswa juga terlibat aktif dalam sesi tanya jawab, terutama mengenai etika dan hal-hal yang harus dilakukan maupun dihindari saat snorkeling dan diving. Selain itu, dalam diskusi lanjutan, peserta menanyakan tentang strategi pengelolaan ekowisata bahari dan bentuk kolaborasi antar masyarakat lokal.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut dijawab bahwa mereka melakukan pendekatan persuasif dengan menekankan pentingnya memberikan dampak langsung (direct impact) kepada masyarakat melalui pelibatan aktif mereka sebagai pelaku wisata.
Selaras dengan hal tersebut, Ketua Program Studi Pariwisata Syariah FEBI UIN Mataram menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan ekowisata berkelanjutan sangat bergantung pada sinergi antara akademisi, masyarakat, pemerintah, dan pelaku wisata lokal. Kolaborasi ini menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan antara manfaat ekonomi dan kelestarian lingkungan laut.
Kegiatan workshop ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran ekologis mahasiswa dan masyarakat sekitar, serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pariwisata berkelanjutan berbasis pemberdayaan lokal.
—
Humas Pariwisata Syariah FEBI UIN Mataram
ðŸ“Sambalie, Lombok Timur – 11 Oktober 2025