Mataram, 27 Februari 2026 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Mataram menerima kunjungan silaturahmi dari Khiri Travel yang diwakili oleh Uji Gaffar pada hari Jumat 27 Februari 2026 bertempat di Fakuktas Ekonomi Bisnis Islam UIN Mataram. Kunjungan disambut langsung oleh Dekan FEBI UIN Mataram Prof. Dr. Baiq El Badriati, M.E.I bersama Ketua Program Studi Pariwisata Syariah FEBI UIN Mataram beserta jajaran dalam rangka penjajakan kerja sama dan kolaborasi program internasional.

Dalam sambutannya, Dekan FEBI UIN Mataram menyampaikan apresiasi atas kunjungan Khiri Travel serta menegaskan komitmen FEBI untuk terus memperkuat jejaring internasional di bidang pariwisata halal dan ekonomi syariah. Ketua Program Studi Pariwisata Syariah menambahkan bahwa kemitraan dengan mitra global menjadi langkah strategis untuk memperkaya perspektif akademik, praktik industri, serta pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan pasar pariwisata Muslim.

Pihak Khiri Travel melalui Bang Uji Gaffar menyampaikan maksud kunjungan, yaitu rencana kolaborasi kegiatan akademik internasional (Khiri Campus) dengan menghadirkan akademisi dari Hobart and William Smith Colleges, New York, Amerika Serikat dengan Prodi Pariwisata Syariah FEBI UIN Mataram. Program yang direncanakan meliputi kegiatan lecturing session internasional pada 23 Mei di FEBI UIN Mataram serta diskusi tematik pada 25 Mei dengan tema “Pariwisata dan Muslim di Lombok” yang akan melibatkan akademisi internasional, praktisi pariwisata, dan sivitas akademika.
Kedua pihak sepakat untuk menindaklanjuti rencana kegiatan tersebut melalui koordinasi teknis pelaksanaan kegiatan, penentuan narasumber dan peserta, serta penjajakan peluang kerja sama lanjutan di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat terkait pengembangan pariwisata ramah Muslim.

FEBI UIN Mataram berharap rangkaian kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat luas bagi penguatan pariwisata halal dan ekonomi syariah di Nusa Tenggara Barat. Dukungan dan partisipasi berbagai pihak, termasuk akademisi, praktisi, pemerintah daerah, dan masyarakat, sangat diharapkan demi suksesnya kegiatan ini sekaligus memperkuat posisi Lombok sebagai destinasi pariwisata ramah Muslim yang berdaya saing global.