Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Mataram akan menyelenggarakan Workshop “AI for Business: Optimalisasi Artificial Intelligence untuk Branding dan Pengembangan Usaha Mahasiswa” pada Senin, 13 April 2026. Kegiatan ini merupakan program kolaborasi antara FEBI dengan Organisasi Alunjifa yang didukung oleh pendanaan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Workshop ini dirancang sebagai upaya meningkatkan literasi teknologi dan keterampilan praktis mahasiswa dalam memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung pembelajaran dan aktivitas kewirausahaan. Kegiatan ini menargetkan partisipasi sekitar 150 mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan FEBI.
Fokus utama pelatihan adalah pengenalan dan praktik penggunaan AI dalam dunia bisnis, khususnya pada sektor UMKM. Mahasiswa akan dibekali keterampilan membuat branding usaha melalui teknik prompt AI, menyusun konsep bisnis digital, hingga merancang logo usaha secara mandiri menggunakan teknologi AI, terutama bagi mahasiswa Program Studi Kewirausahaan yang sedang merintis usaha.
Workshop ini akan menghadirkan sejumlah narasumber dan praktisi yang berkompeten di bidang teknologi dan bisnis digital. Kegiatan tersebut juga akan dihadiri oleh Wakil Dekan III FEBI, Safroni Isrososiawan, serta dosen FEBI Adi Septiawan, dan perwakilan dari Organisasi Alunjifa, Rudi.
Wakil Dekan III FEBI, Dr. Safroni Isrososiawan, M.M., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kompetensi mahasiswa di era transformasi digital.
“Perkembangan Artificial Intelligence telah mengubah banyak aspek kehidupan, termasuk dunia bisnis dan kewirausahaan. Melalui workshop ini, kami ingin mahasiswa FEBI tidak hanya memahami konsep AI, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara produktif untuk membangun usaha, memperkuat branding, dan meningkatkan daya saing UMKM,” ujar Safroni.

Ia juga menambahkan bahwa FEBI terus mendorong mahasiswa untuk adaptif terhadap teknologi baru agar mampu menjadi entrepreneur muda yang inovatif dan berbasis teknologi.
Sementara itu, dosen FEBI Adi Septiawan, M.SOM., menjelaskan bahwa penggunaan AI dalam pembelajaran ekonomi dan bisnis dapat membuka peluang baru bagi mahasiswa untuk berkreasi dalam dunia usaha.
“AI dapat membantu mahasiswa mempercepat proses kreatif dalam bisnis, mulai dari mencari ide produk, menyusun strategi pemasaran, hingga membuat desain visual seperti logo dan materi promosi. Jika dimanfaatkan dengan baik, teknologi ini bisa menjadi alat yang sangat powerful untuk pengembangan UMKM mahasiswa,” jelasnya.
Dari pihak mitra, perwakilan Organisasi Alunjifa, Rudi, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang terbangun dengan FEBI UIN Mataram dalam menyelenggarakan program peningkatan kapasitas mahasiswa.
“Kami melihat potensi besar mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi AI untuk menciptakan bisnis yang inovatif. Melalui program ini, kami berharap mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadikannya sebagai alat strategis untuk mengembangkan usaha dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” ungkap Rudi.
Melalui kegiatan ini, FEBI UIN Mataram berharap mahasiswa semakin siap menghadapi tantangan ekonomi digital serta mampu mengintegrasikan teknologi AI, pembelajaran akademik, dan praktik kewirausahaan dalam menciptakan usaha yang kreatif, adaptif, dan berkelanjutan.
Workshop “AI for Business” ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam memperluas kolaborasi antara perguruan tinggi, organisasi masyarakat, dan lembaga pendanaan dalam mendukung pengembangan kapasitas generasi muda di bidang teknologi dan kewirausahaan