Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Mataram kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui program Community Service, tim dosen FEBI UIN Mataram melaksanakan kegiatan pemberdayaan perajin di Sanggar Batik Selaras Pinang Masak, Jambi. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi akademik dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
Pelaksanaan pengabdian tersebut difokuskan pada peningkatan kapasitas perajin batik dalam aspek manajemen usaha, strategi pemasaran, dan penguatan kualitas produk. Para perajin mendapatkan pelatihan terkait pengelolaan keuangan sederhana, perencanaan bisnis, serta teknik branding untuk memperkenalkan batik Selaras Pinang Masak ke pasar yang lebih luas. Pendampingan ini dirancang agar para perajin memiliki kemampuan yang lebih adaptif dalam menghadapi perkembangan industri kreatif.
Selain itu, tim pengabdian FEBI UIN Mataram turut memberikan pelatihan pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana promosi dan penjualan. Materi pelatihan meliputi penggunaan media sosial, platform perdagangan digital, serta pembuatan konten visual produk yang menarik. Pemanfaatan teknologi informasi ini diharapkan dapat membuka peluang pasar baru dan meningkatkan daya saing batik Selaras Pinang Masak di tingkat regional maupun nasional.

Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi antara akademisi dan pelaku UMKM untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi perajin batik, mulai dari keterbatasan bahan baku, pemasaran, hingga regenerasi tenaga perajin. Melalui diskusi terbuka, tim pengabdian menawarkan solusi strategis yang dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh sanggar, sesuai dengan kondisi dan potensi yang dimiliki.
Kegiatan ini mendapatkan apresiasi positif dari pengelola Sanggar Batik Selaras Pinang Masak. Mereka menilai bahwa pendampingan yang diberikan sangat relevan dengan kebutuhan perajin, terutama dalam menghadapi perubahan tren pemasaran dan persaingan industri kreatif. Pelatihan yang diberikan juga dinilai mampu membuka perspektif baru dalam mengembangkan usaha batik yang selama ini dijalankan dengan metode konvensional.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, FEBI UIN Mataram berharap dapat terus memperkuat kontribusinya dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam bidang ekonomi kreatif. Ke depan, fakultas berkomitmen untuk memperluas jangkauan program pengabdian dan membangun kemitraan strategis dengan berbagai komunitas dan pelaku industri lokal. Langkah ini merupakan bagian dari upaya FEBI UIN Mataram untuk menghadirkan dampak ilmiah dan sosial yang lebih luas bagi masyarakat.