Mataram — Program Studi Kewirausahaan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram sukses menyelenggarakan kegiatan Guest Lecturer yang menghadirkan narasumber Prof. Agusdin, S.E., MBA., DBA. dari Universitas Mataram, juga hadir dalam kegiatan ini Dekan FEBI UIN Mataram Prof. Dr. Baiq EL Badriati, M.E.I., Wakil Dekan II Dr. Sanurdi, M.S.I., Wakil Dekan III Dr. Safroni Isrososiawan, M.M., Kaprodi Kewirausahaan Restu Fahdiansyah, M.S.A., serta Sekretaris Prodi Kewirausahaan Muhammad Rido, M.M. Kegiatan ini berlangsung di Aula FEBI UIN Mataram dan diikuti oleh sekitar 100 peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa Prodi Kewirausahaan.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Baiq EL Badriati, M.E.I., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada narasumber atas kontribusinya dalam memberikan literasi keilmuan yang sangat relevan bagi mahasiswa. Ia menekankan bahwa mahasiswa kewirausahaan dituntut untuk menjadi pribadi yang kreatif dan adaptif dalam menghadapi tantangan global, khususnya di era digitalisasi. Menurutnya, kesiapan perangkat serta penguatan knowledge menjadi hal yang sangat krusial bagi mahasiswa yang ingin berkarier dan berkontribusi di tengah masyarakat. Ia juga menambahkan bahwa inovasi yang baik tidak selalu harus mengikuti kompetitor, tetapi mampu menghadirkan nilai baru yang autentik.

Senada dengan hal tersebut, Restu Fahdiansyah, M.S.A., berharap kegiatan ini mampu memberikan pemahaman mendalam kepada mahasiswa bahwa kearifan lokal di Nusa Tenggara Barat memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi peluang usaha yang berkelanjutan. Sementara itu, Muhammad Rido, M.M., mendorong mahasiswa untuk aktif menyimak materi dan terlibat dalam diskusi guna menggali berbagai potensi yang ada serta memperkaya literasi kewirausahaan.

Dalam sesi utama, Prof. Agusdin menyampaikan materi bertema “Empowering Local Potential: Inovasi Wirausaha Berbasis Kearifan Lokal untuk Penguatan Pendidikan Kewirausahaan Mahasiswa S1 di UIN Mataram.” Ia menekankan pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai lokal dengan inovasi modern sebagai strategi membangun usaha yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga berkelanjutan. Menurutnya, potensi lokal yang dimiliki daerah seperti NTB dapat menjadi keunggulan diferensiatif di tengah persaingan global, apabila dikembangkan dengan pendekatan inovatif dan berbasis kebutuhan pasar.

Kegiatan ini berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang aktif berdiskusi dan menggali wawasan baru terkait pengembangan usaha berbasis kearifan lokal. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Prodi Kewirausahaan FEBI UIN Mataram mampu mengembangkan ide-ide bisnis yang inovatif, kontekstual, serta berdaya saing global tanpa meninggalkan identitas lokal.