Lombok Barat, 30 Oktober 2025 — Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat bekerja sama dengan Program Studi Pariwisata Syariah UIN Mataram melaksanakan kegiatan Pelatihan Pengelolaan Homestay, Penataan Kamar, dan Tata Hidang di Homestay yang berlangsung di Hotel The Jayakarta Lombok pada tanggal 30 November 2025.

Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian dan sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan tinggi, dalam upaya meningkatkan kapasitas dan profesionalisme pengelola homestay di desa wisata yang ada di Kabupaten Lombok Barat.

Program Studi Pariwisata Syariah UIN Mataram diwakili oleh Ketua Program Studi, Bapak Wahyu Khalik, M.Par., yang turut memberikan kontribusi keilmuan dan pendampingan dalam pelatihan ini. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia pengelola homestay sebagai bagian dari pembangunan pariwisata berkelanjutan.

“Homestay bukan hanya tempat menginap, tetapi wajah pertama dari keramahan dan budaya lokal yang dirasakan wisatawan. Karena itu, peningkatan manajemen dan tata kelola menjadi kunci menuju pariwisata berkualitas,” ujar Bapak Wahyu Khalik, M.Par.

Pelatihan ini melibatkan para pelaku usaha homestay dan pengelola desa wisata di Lombok Barat dengan fokus pada tiga aspek utama:

  1. Manajemen Pengelolaan Homestay,
  2. Teknik Penataan Kamar yang Nyaman dan Estetis, serta
  3. Penerapan Tata Hidang yang Profesional.

Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh wawasan praktis dan keterampilan teknis untuk meningkatkan standar layanan dan daya saing homestay di tingkat lokal maupun nasional.

Acara pelatihan ini ditutup secara resmi oleh Sekretaris Dinas Pariwisata Lombok Barat, Bapak Iwan, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, terutama kepada UIN Mataram melalui Prodi Pariwisata Syariah atas kontribusinya dalam mendukung peningkatan kapasitas SDM pariwisata di Lombok Barat.

“Kami berharap hasil dari pelatihan ini dapat diterapkan langsung di lapangan, sehingga homestay di desa wisata Lombok Barat dapat semakin berkembang dan memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan,” ujar Bapak Iwan.

Output dan Harapan Kegiatan
Output dari kegiatan ini adalah peningkatan manajemen tata kelola homestay di desa wisata serta peningkatan keterampilan teknis (skill) dalam penataan kamar dan tata hidang. Dengan demikian, pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat kualitas layanan, kenyamanan wisatawan, dan mendukung pengembangan pariwisata berkualitas (Quality Tourism) yang berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal dan keberlanjutan.
Kegiatan ini menjadi contoh konkret kolaborasi antara Dinas Pariwisata Lombok Barat dan Program Studi Pariwisata Syariah UIN Mataram dalam mewujudkan pengabdian berbasis keilmuan untuk kemajuan pariwisata daerah.