Memasuki tahun ke-4, Perbankan Syariah sebagai salah satu jurusan favorit di UIN Mataram terus berupaya memberikan jaminan mutu yang maksimal bagi segenap mahasiswanya. Salah satu indikator jaminan mutu adalah akreditasi, sebab akreditasi memuat penilaian yang komprehensif terhadap semua bentuk penyelenggaraan pendidikan di tingkat program studi. Untuk itu, Perbankan Syariah menggelar kegiatan Sinkronisasi Borang Akreditasi Program Studi dan Borang Fakultas pada Rabu (6/11). Kegiatan digelar di Hotel Puri Indah Mataram. Kegiatan dihadiri oleh seluruh Tim Inti Akreditasi Program Studi Perbankan Syariah dan Tim Inti Borang Fakultas. Selain itu dihadiri oleh unsur pimpinan dekanat. Kegiatan ini digelar dalam rangka sinkronisasi tujuh standar isian dalam borang akreditasi program studi dengan isian dalam borang fakultas.

Kegiatan diawali dengan pengantar dari Ketua Jurusan Perbankan Syariah, Dr. Muhammad Yusuf, M.Si. Dalam pengantarnya, ketua jurusan menyampaikan bahwa kegiatan yang digelar hari ini adalah kelanjutan dari kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan baik di kampus maupun di beberapa tempat lainnya. Selain itu, Dr. Muhammad Yusuf juga menyampaikan bahwa setelah kegiatan ini kita perlu beberapa kegiatan bersama lagi sebelum semua data siap disubmit.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan I FEBI UIN Mataram, Dr. Salahuddin, M.Ag. Dalam sambutannya, Wakil Dekan I menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua tim yang terus berkontribusi dalam kesuksesan akreditasi Jurusan Perbankan Syariah. Wakil Dekan I berharap semua tim bekerja dengan serius sehingga hasil yang diperoleh maksimal sebagaimana harapan. Akreditasi adalah pertaruhan keberlangsungan program studi terutama bagi alumnus sehingga menuntut kerja sama semua pihak. Keberhasilan akreditasi prodi menjadi kebanggaan tersendiri bagi segenap civitas akademika baik pada tingkat prodi hingga tingkat fakultas, imbuhnya.

 

Setelah pembukaan, kegiatan sinkronisasi borang akreditasi prodi dipandu oleh tim pendamping borang yang dipandu oleh Erlan Muliadi, M.Si. dan Ani Tsulasatul Fitri, M.Si.