Gempa berkekuatan 6,4 SR yang mengguncang Lombok pada Minggu (29/07). Dikutip dari www.bbc.com gempa tersebut telah menyebabkan setidaknya 16 orang meninggal dunia, lebih dari 160 lainnya luka-luka dan hingga Senin (30/07) malam lebih dari 5.000 warga masih berada di tempat-tempat penampungan sementara. Selain itu, gempa tersebut juga menyebabkan lebih dari 1.000 rumah rusak. Setelah gempa pada Minggu pagi, dirasakan setidaknya 133 gempa susulan, kata juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho.

Dampak paling parah gempa tersebut dirasakan masyarakat di Kabupaten Lombok Timur dan Lombok Utara. Musibah ini mengundang perhatian dan kepedulian berbagai pihak baik pemerintah, swasta, kelompok, maupun perorangan untuk ikut meringankan beban masyarakat yang terkena dampak bencana.

Untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak gempa, FEBI UIN Mataram ikut berpartisipasi. Wakil Dekan III FEBI UIN Mataram, Dr. H. M. Said Gazali, M.A. yang membidangi masalah kerjasama dan kemahasiswaan mengkoordinir beberapa mahasiswa melakukan kegiatan sosial untuk membantu korban gempa. Rombongan FEBI UIN Mataram turun ke Kecamatan Sambelia (30/7) dan  ke Dusun Tereng Elot Desa Senaru Kabupaten Lombok Utara8(1/9). Rombongan FEBI UIN Mataram datang membawa kebutuhan korban gempa seperti sembako dan makanan ringan, obata-obatan, pakaian layak pakai, dan beberapa barang kebutuhan lainnya.